Monday, July 20, 2009

opn recruitment @ deplu

dear all,
telah dibuka kesempatan bagi anda yang ingin berkarir di deplu, dapat di lihat di sini
semoga bermanfaat.

Wednesday, March 18, 2009

Packet tracer

xi xi xi
lg ngulik packet tracer lg neeh..kalo lama ga dipake soale bisa menguap, hilang lang

Tuesday, March 17, 2009

openquran

Qt bisa membaca Al Quran via browser lengkap dengan terjemahannya dalam bbrp versi bahasa. Ada bahasa Indonesianya jua lho..
Semoga berguna
openquran.org

Monday, March 02, 2009

Jangan Pernah Berpaling

Ketika pernikahan dilandasi dengan rasa iman pada Alloh,maka akan mudah kita menjembatani warna-warna yang hadir dalam pernikahan tersebut yang berasal dari berbagai perbedaan yang terdapat dalam diri suami maupun istri. Dari perbedaan sifat, kesukaan, selera makan serta kebiasaan-kebiasaan yang dimiliki sejak dahulu kala bukan menjadi alasan bagi seorang untuk berpaling dari pasangannya.

Ketika makan siang bersama atau kumpul santai atau adapula yang sengaja curhat dari hati kehati, yang sedikitnya menyinggung tentang kekurangan atau perbedaan yang ada dengan pasangan hidupnya.

Ada yang jengkel karena pasangannya yang suka lupa meletakkan barang atau sembarangan menaruh barang, pasangan yang kurang romantis,pasangan yang kurang perhatian, cepat marah, kurang menghargai sampai pasangan yang suka akan suatu makanan dan sebaliknya pasangannya membenci makanan tersebut.

Gara-gara makanan ini,si istri kadang menjadi ilfil (gimana ngga,katanya...sebab dia paling ga suka dengan jengkol,sementara suaminya suka dengan jengkol,apalagi kalo disemur...wah..wah :))

Untuk masalah-masalah kecilpun akhirnya karena tidak dikelola dengan baik menjadi alasan untuk membuat suasana yang kurang nyaman.Apalagi kalau tidak dibiasakan budaya keterbukaan ketika ada masalah,hanya dipendam,dipendam dan dipendam.Yang akhirnya membuat situasi rumahtangga kita tidak seperti yang digambarkan Alloh SWT tentang hakekat pernikahan sebenarnya

" Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya,Dia menciptakan untukmu istri dari jenismu sendiri supaya kamu tenteram bersamanya dan Dia menjadikan cinta dan kasihsayang di antara kamu" (QS 30:21)

Perbedaan-perbedaan yang ada selama tidak menyangkut aqidah dan hal-hal yang jelas halal dan haromnya, hendaknya justru membuat suatu rumah tangga menjadi ajang untuk saling menularkan kebaikan-kebaikan yang ada dalam diri suami maupun istri yang akhirnya mampu mewujudkan generasi yang lebih baik dari orangtuanya yang memiliki kumpulan nilai-nilai positif yang dimiliki oleh ibu dan ayahnya.

Bila istri seorang yang rapih,cermat sementara suami sebaliknya,inilah ajang istri untuk menularkan kelebihannya ini kepada suami tentunya dengan cara yang hikmah dan sabar. Sebaliknya bila suami seorang yang sabar,sementara istrinya seorang yang kurang sabar,inilah saatnya untuk menularkan sifat sabarnya tanpa berputus asa dan terburu-buru mengharapkan segera ada perubahan dalam diri istrinya.

Kita harus mencoba memahami bahwa kebiasaan atau sifat yang mungkin kurang pas yang dimiliki oleh pasangan kita berawal dari pola pengasuhan yang diterima ditambah pengaruh lingkungan sekitarnya sehingga hal tersebut menjadi suatu karakter atau kebiasaan . Sehingga ketika kita menuntut terjadinya perubahan secara cepat pada diri pasangan kita, hal tersebut mungkin akan sulit,karena semua membutuhkan proses yang berbeda-beda.

Ditengah minimnya usaha kita untuk saling mengishlahkan,masuklah bisikan syaiton yang menghembuskan ke dalam dada kita untuk berpaling dari pasangan yang telah Alloh karuniakan pada diri kita. Kita biarkan hati ini mengembara mencari sosok yang memiliki kesamaan dengan diri kita,yang akhirnya semakin menancap eksistensi kekurangan pasangan kita tersebut. Kadang dalam keberpalingan tersebut kita korbankan waktu dan hak anak kita untuk mendapatkan perhatian karena 'kesibukan'kita.

Keharusnya kita sadari bahwa "rumput tetangga akan kelihatan lebih hijau",dimana mungkin kita merasa tetangga,teman beruntung karena pasangan hidupnya tidak seperti pasangan hidup kita yang menjengkelkan,tidak menyenangkan,tidak perhatian,egois,keras kepala dan lain sebagainya,padahal sesungguhnya itu hanya tampak sebatas lahiriah saja. Seandainya mereka tinggal bersama dengan kita,mengalami masalah yang sama,berinteraksi secara intensif,tentunya hal-hal yang semula terlihat indah dan hijau akan terlihat bahwa dia tidak lebih baik dari pasangan kita.

Ketika perasaan saya terbawa melihat kekurangan suami saya atau kambuhnya hal-hal yang kurang baik yang telah kita sepakati untuk diubah, maka saya mencoba untuk melihat segudang kebaikan suami saya kepada saya,anak-anak,keluarga besar saya serta kebaikannya kepada para ikhwah yang kerap ditolongnya apabila mereka kesulitan. Dan sayapun menyadarkan diri saya bahwa sayapun memiliki banyak kekurangan.

Walaupun kadang bisikan syaiton mengajak pada diri untuk mengagumi sosok yang 'sepertinya'mampu memuaskan dahaga keinginan ' yang selama ini tidak kita dapati pada pasangan kita, luruskanlah kembali hati dan perasaan kita bahwa 'pasangan kita adalah pasangan yang terbaik,terhebat,terindah'yang telah Alloh karuniakan pada diri kita untuk menjadi suami/istri dan ayah/ibu bagi anak-anak kita. Semoga bersatunya kita di dunia akan bersatu pula di JannahNYA.

Robbanaa hablanaa minazwaajinaa wadzurriyyatinaa qurrotaa'yun waj'alnaa lil muttaqiina imaaman
Ya Robb,anugrahilah kami pasangan dan keturunan kami sebagai penyenang hati dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa

co-past : http://eramuslim.com/oase-iman/jangan-pernah-berpaling.htm

Wednesday, February 18, 2009

Food Combining, pernah dengar ?

(Dikutip oleh Wied Harry Apriadji dari buku Edisi Khusus Majalah NIRMALA : Makanan Tepat Awal Tubuh Sehat: Apa yang perlu diketahui, dipertimbangkan, dan dihindari.)

Dengan Food Combining (FC), Anda bisa makan enak sampai kenyang sambil menurunkan berat badan. Tubuh Anda menjadi seimbang dengan tinggi badan, bahkan semakin sehat dan bugar.

POLA MAKAN ALAMI
Pola makan alami yang menjadi dasar FC sebenarnya sudah lama dikenal manusia. Akarnya diambil dari pola makan orang-orang Esseni (bangsa yang hidup di Palestina sekitar 2000 tahun yang lalu). Namun orang pertama yang mempopulerkan pola makan ini adalah Dr. William Howard Hay, ahli bedah kenamaan pada tahun 1920-an di AS. Makanya, pola makan ini juga dikenal sebagai Hay System Diet.
Dr. Hay sendiri telah membuktikan bagaimana penyakit ginjal kronis, pembengkakan jantung, dan tekanan darah tinggi yang dideritanya selama bertahun-tahun sembuh hanya dalam tiga bulan setelah menjalani pola makan FC. Bahkan seperempat bobot tubuhnya yang hampir mencapai 100 kg juga lenyap bersama penyakit-penyakitnya. Itulah sebabnya ia berkesimpulan bahwa kesehatan dan vitalitas seseorang sangat bergantung pada pola makannya.
Lalu apa bedanya FC dengan pola makan 4 Sehat 5 Sempurna yang mengutamakan keseimbangan gizi?
Dasarnya sama. FC tetap mepertahankan pola makan 4 Sehat 5 Sempurna. Hanya saja, FC memperhitungkan siklus pencernaan tubuh manusia, yakni pencernaan-penyerapan-pembuangan, yang ternyata berlainan intensitasnya pada pagi, siang, dan malam. Selain itu, dalam FC juga diperhitungkan sifat asam-basa makanan, sehingga ada kombinasi-kombinasi makanan tertentu yang tidak dianjurkan, karena menghambat kelancaran kerja pencernaan tubuh.

SIKLUS ALAMI TUBUH
Berdasarkan penelitian ekstensif tentang siklus fisiologi, ditemukan bahwa setiap fungsi tubuh memiliki irama aktivitas biologi yang bekerja secara sistematis dalam siklus atau putaran 24 jam tanpa henti. Proses pencernaan sendiri terdiri dari tiga siklus yang didasarkan pada tiga fungsi tubuh, yaitu menyerap (sari-sari makanan), mencerna (zat-zat makanan), dan membuang (sampah-sampah makanan). Meskipun ketiga fungsi tersebut bekerja aktif secara simultan (terus-menerus), setiap delapan jam sehari masing-masing lebih intensif dibandingkan siklus-siklus lainnya.

Pukul 12.00 – 20.00 : PENCERNAAN
Pukul 20.00 – 04.00 : PENYERAPAN
Pukul 04.00 – 12.00 : PEMBUANGAN

Siklus pencernaan sangat intensif antara pukul 12.00 (tengah hari) dan pukul 20.00 (8 malam). Pada siklus ini energi tubuh lebih banyak dipusatkan ke fungsi pencernaan. Sepanjang siklus ini merupakan saat yang tepat untuk mengisi lambung dengan makanan padat. Kalau pada siang hari perut tak terisi, Anda akan merasa sangat lapar.

Siklus penyerapan berlangsung sangat intensif antara pukul 20.00 (8 malam) dan pukul 04.00 (dini hari). Sepanjang siklus ini terjadi proses penyerapan sebagian besar zat-zat makanan yang sudah tercerna dan pembagian zat-zat makanan ke seluruh bagian tubuh. Karena itu, tidur terlambat atau makan larut malam dapat mengurangi pasokan energi yang diperlukan untuk proses penyerapan. Hambatan pada salah satu siklus dapat mengacaukan siklus-siklus berikutnya, sehingga Anda akan merasa grogi pada pagi harinya.

Siklus pembuangan sangat intensif terjadi antara pukul 04.00 (tengah hari) dan pukul 12.00 (tengah hari). Pada siklus ini, energi akan lebih banyak dipakai untuk membantu proses pembuangan. Sampah akan lebih banyak dikeluarkan dalam siklus ini. Banyak orang mengeluh tidak mempunyai nafsu makan pada pagi hari, tapi tidak menyadari bahwa ini adalah hal sangat alami. Karena tubuh tengah melalui siklus pembuangan. Tubuh tidak terlalu membutuhkan makanan padat (misalnya nasi dan daging) yang sulit dicerna dalam kurun waktu tersebut, malah bisa mengacaukan proses pembuangan karena kekurangan energi.

FAKTA SEDERHANA
Dari beberapa fakta alamiah berikut inilah disusun prinsip-prinsip dasar FC.
Tubuh mempunya siklus-siklus pencernaan, penyerapan, dan pembuangan yang berbeda intensitasnya.

  1. Ada makanan yang boleh dikombinasikan dan dimakan bersama, ada pula yang tidak serasi untuk dikombinasikan.
  2. Setiap makanan butuh waktu pencernaan berbeda.

    Hanya dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ini, kerja pencernaan tubuh sudah bisa dijaga agar tetap dalam kondisi maksimal.
    Sebetulnya faktanya begitu sederhana. Jika fungsi pencernaan bekerja maksimal, dengan sendirinya penyerapan zat gizi akan berjalan lancar, dan pembuangan racun tubuh pun tidak terhambat. Hasilnya, pastilah tidak bisa lain adalah tubuh yang sehat.

KESEIMBANGAN ASAM-BASA
Selain kandungan gizi, FC juga memperhatikan sifat asam-basa makanan. Dalam pelajaran kimia dasar di sekolah pun kita diajari bahwa larutan asam (acid) dinetralkan oleh larutan basa (alkali). Demikian pula dalam hal makanan. Ada makanan yang membentuk basa. Jika asam bertemu asam, keseimbangan asam-basa dalam tubuh akan kacau. Keadaan tubuh menjadi terlalu asam. Salah satu gejala yang dirasakan adalah perut kembung, dan diare. Padahal, keseimbangan asam-basa ini perlu dijaga agar fungsi pencernaan berjalan normal. Keseimbangan asam-basa tubuh inilah yang diabaikan selama ini.
Banyak orang, bahkan para ahli gizi sekalipun, masih berasumsi bahwa kecukupan gizi setiap orang hanya bisa terpenuhi apabila mengkonsumsi makanan 4 Sehat dalam waktu bersamaan. Perhatikan bagaimana nasi dan daging selalu dijadikan primadona, sementara sayuran dan buah-buahan hanya dijadikan pengiring (yang bahkan sering tidak termakan karena sudah telanjur kekenyangan). Baik nasi dan daging termasuk makanan pembentuk asam. Bisa dibayangkan betapa kacaunya pencernaan tubuh jika dimakan bersamaan.
Keadaan ideal yang diinginkan adalah apabila keseimbangan asam-basa jaringan tubuh dan darah manusia (kecuali lambung) berada pada pH 7,35 – 7,45 atau netral cenderung basa. Keseimbangan ini bisa dijaga dengan cara mengkonsumsi lebih banyak makanan buah, sebagian besar sayur-mayur, dan rempah-rempah, karena merupakan makanan pembentuk basa.
Selain itu, secara alamiah tubuh mencerna setiap makanan dengan cara yang berbeda dan setiap makanan juga membutuhkan enzim pencernaan yang berbeda pula. Protein sendiri memerlukan proses pencernaan yang cukup lama, sekitar 4 jam, pati 3 jam, sayur-sayuran 2 jam, dan buah-buahan hanya antara 10 dan 45 menit. Sedangkan lemak atau makanan tinggi lemak butuh waktu cerna paling lama, sekitar 6-8 jam. Karena itu setelah makan makanan tertentu, sebaiknya tunggu dulu sebelum memasukkan makanan jenis lain.

MAKANAN PEMBENTUK ASAM:
Serealia/padi-padian ~ Umbi-umbian seperti singkong, ubi jalar, talas, kentang (kecuali kentang rebus yang dimakan bersama kulitnya) ~ Protein hewani ~ Lemak dan minyak ~ Susu (kecuali susu segar yang baru diperah) ~ Tomat yang dimasak ~ Kacang tanah ~ Makanan beragi ~ Cuka sintetis seperti cuka meja ~ Gula pasir ~ Polong-polongan seperti kacang hijau, kacang merah, kedelai ~ Alkohol

MAKANAN PEMBENTUK BASA:

Buah matang (walaupun ada rasa asam) ~ Sayuran, termasuk taoge (kecuali tomat yang dimasak) serta sayuran umbi seperti wortel, bit, lobak, radis ~ Kentang rebus yang dimakan bersama kulitnya ~ Plain yoghurt ~ Kacang-kacangan kecuali kacang tanah (seperti kenari, almon, walnut, brazil nut, pecan, pistachio) ~ Madu alam.

TIPS MENJALANKAN POLA MAKAN FOOD COMBINING

Makan buah, satu macam maupun beberapa, tidak dicampur dengan makanan jenis lain. Berilah tenggang waktu 10 –15 menit sebelum mengkonsumsi makanan lain.

  1. Makanlah buah atau minum jus buah sedikit-sedikit agar tidak mengakibatkan lonjakan kadar gula darah secara mendadak.
  2. Ganti camilan Anda dengan buah. Boleh saja mengudap buah sepanjang hari, asal sekitar setengah jam sebelum makan, stop makan buah.
  3. Makanan tinggi protein dan tinggi pati sebaiknya tidak dimakan bersama-sama, tetapi masing-masing dikombinasikan dengan sayuran. Misalnya daging plus sayur, atau nasi plus sayur. Hindari daging plus nasi, apalagi dengan porsi sama banyak.
  4. Jika siang hari sudah makan menu tinggi protein, misalnya kombinasi daging-sayur, malam hari mesti ganti dengan menu pati-sayur. Boleh saja bertukar waktu. Artinya, menu pati-sayur di siang hari, malam hari menu protein-sayur.
  5. Sebaiknya tidak mengkonsumsi lebih dari satu macam protein hewani pada saat yang sama. Satu jenis protein hewani sehari sudah mencukupi kebutuhan asam-asam amino. Sedangkan protein nabati boleh lebih dari satu macam, karena kandungan asam amino makanan nabati umumnya kurang lengkap. Makanan pati beberapa macam boleh dimakan bersama-sama. Misalnya nasi plus perkedel jagung.
  6. Masaklah makanan secukupnya, dengan menggunakan bahan makanan yang sesegar dan seutuh mungkin, bukan bahan olahan, instan, atau awetan. Makanan yang berkali-kali dipanaskan akan musnah khasiat gizinya.
  7. Gunakan lemak dan minyak seperlunya saja.
  8. Makanlah seberagam mungkin, baik jenis maupun cara pengolahannya. Selain menghindari bosan, juga agar tubuh tidak kelebihan dosis suatu zat gizi tertentu.
  9. Ikuti FC secara bertahap, agar tubuh dapat menyesuaikan diri dengan nyaman. Anda juga tidak perlu terlalu kaku menerapkan FC. Misalkan Anda ‘lalai’ (makan asal-asalan) di siang hari, bisa ditebus makan yang benar sesuai FC nanti malam. Yang penting, kebiasaan menyantap berbagai makanan secara bersamaan tidak menjadi rutinitas.